Thursday, June 20, 2013

NEW! Beras Organik Super Natural dari PLANET ORGANIK Indonesia


NEW! Super Natural Organic Rice Series oleh PLANET ORGANIK
Kiri atas: Beras Organik Super Natural Putih, Kanan atas: Beras Organik Super Natural Premium Merah
Kiri bawah: Beras Organik Super Natural Mix (Putih+Merah),
Kanan bawah: Beras Organik Super Natural Premium Merah   
Dewasa ini kita cenderung untuk mengkonsumsi produk yang sesuai dengan keinginan kita tanpa memikirkan kebutuhan tubuh. Bila hal ini disertai dengan gaya hidup yang tidak sehat maka akan mengakibatkan kegemukan atau menimbulkan penyakit degeneratif yang dipicu oleh kombinasi dari hal tersebut. 

Salah satu contoh kebiasaan yang tidak baik adalah :
- banyak mengkonsumsi junk food karena makanan tersebut lebih enak dan praktis
- sama sekali tidak mengkonsumsi nasi atau karbohidrat lainnya untuk menghindari kegemukan
- lebih baik mengobati daripada mencegah penyakit, misalnya dengan lebih memilih mengkonsumsi obat penurun kolesterol jahat setelah makan makanan yang mengandung lemak jenuh daripada mengurangi konsumsi makanan tersebut.

Itu adalah sedikit dari banyak contoh kebiasaan yang akan membawa kita kepada berbagai masalah di masa depan misalnya kegemukan, penyakit degeneratif yang akhirnya akan mengakibatkan kerusakan ginjal, hati, dan organ tubuh lainnya.

MAKANAN INDEKS GLIKEMIK (GI) TINGGI....

Obesitas atau kegemukan, biasanya terjadi  karena kalori makanan yang dikonsumsi jauh lebih banyak daripada makanan yang dibutuhkan tubuh. Hal ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan makan di antara waktu makan utama (ngemil) karena bila kita mengkonsumsi makanan dengan GI tinggi, tubuh menjadi lebih cepat lapar dan butuh makanan tambahan. Sedangkan kalori yang dikeluarkan tidak berubah, sehingga timbul obesitas. Konsumsi beberapa produk makanan yang mengandung tingkat hormon tertentu juga bisa menimbulkan obesitas demikian juga halnya dengan perubahan hormonal atau metabolisme tubuh yang melambat karena pengaruh usia, sehingga ada anggapan walaupun mereka sudah makan sesedikit mungkin tetapi tubuh tetap gemuk. Sehingga yang terpenting dalam memilih makanan adalah kita harus mengenali kebutuhan tubuh kita dan menyesuaikan pilihan makanan yang kita konsumsi.

Masa kini beras putih low GI yang beredar di pasaran memiliki GI yang berkisar di angka 50, bahkan beras putih yang secara umum sangat disukai oleh masyarakat memiliki kadar GI yang tinggi yaitu 89.
Konsumsi secara teratur beras berkadar GI tinggi  akan mengakibatkan dilema seperti di bawah ini :
1.     Obesitas bila disertai dengan pemilihan menu yang tidak sehat
2.     Pembatasan atau penghentian secara drastis konsumsi beras ini tanpa diganti oleh beras atau karbohidrat yang sesuai untuk kebutuhan tubuh akan mengakibatkan gangguan pencernaan.
Makanan dengan GI tinggi biasanya dibutuhkan oleh olahragawan atau orang yang dalam kondisi pemulihan dan butuh tambahan energi. Makanan dengan GI tinggi akan menaikkan kadar gula darah secara signifikan dan bila kita tidak berolahraga maka energi berlebih tetap tersimpan di tubuh dan pankreas akan dipacu untuk menghasilkan insulin secara optimal untuk menetralkan kadar gula darah ke saat kita puasa. Bila pankreas terus menerus dipacu untuk memproduksi insulin secara optimal, maka lambat laun pankreas akan rusak dan akan menyebabkan penyakit Diabetes tipe 2.

Demikian juga halnya pola makan yang salah dapat menyebabkan kadar kolesterol jahat  meningkat, pembuluh darah mengalami penyempitan dan akan mengakibatkan penyakit jantung. Kolesterol jahat biasanya dinetralkan oleh hati. Sehingga konsumsi obat penurun kolesterol jahat (obat kimia) secara terus menerus akan memperberat kerja hati dan pada akhirnya fungsi hati akan menurun dan hati akan rusak. Fakta di lapangan  menyatakan bahwa konsumsi obat-obatan kimia secara jangka panjang untuk mengendalikan kadar gula darah dan kadar kolesterol jahat secara tidak langsung mengakibatkan kerusakan ginjal dan hati secara permanen. Jadi bukannya mengobati, malah menimbulkan masalah baru.

Sehingga lebih baik bila kita melakukan pencegahan dengan pola makan yang seimbang. Sehingga kita tidak memasukkan bahan kimia tambahan yang pada dasarnya tidak dibutuhkan oleh tubuh dan dapat meracuni tubuh.   

FUNCTIONAL FOOD...

Seiring dengan berkembangnya kebiasaan tersebut, para peneliti kesehatan di seluruh dunia akhirnya sepakat kalau kita harus kembali ke pola konsumsi yang lebih sehat yang di dalam dunia modern dikenal sebagai functional food. Hal ini memang bertentangan dengan arus utama yang lebih mengutamakan kepraktisan dan kenikmatan.

APAKAH ITU FUNCTIONAL FOOD?

American Dietetic Association (ADA): “Functional foods are including whole foods and fortified, enriched, or enhanced foods have a potentially beneficial effect on health when consumed as part of a varied diet on a regular basis, at effective levels.”
Mayo Clinic Nutritionist (Jennifer K. Nelson, RD, LD): “Functional foods are foods that have potentially effect on health beyond basic nutrition and generally considered to offer additional benefits that may reduce the risk of disease or promote optimal health.”
Agriculture and Agri-Food Canada: “Functional Food is conventional food that is consumed as part of a usual diet, and is demonstarated to have physiological benefits and / or reduce the risk of chronic disease beyond basic nutritional functions, i.e. they contain bioactive compoundThe Commonwealth Scientific and Industrial Reserch Organisation (CSIRO): “Functional Foods are considered to be any food or food component that may provide demonstrated physiological benefits or reduce the risk of chronic diseases, above and beyond basic nutritional functions.”

PRODUK FUNCTIONAL FOOD PLANET ORGANIK...

Salah satu Functional Food yang dipasarkan oleh Planet Organik secara eksklusif adalah :
Beras Super Natural yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan akan Functional Food yang meningkat seiring dengan slogan ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’. Beras ini diproduksi di bawah pengawasan ketat dari para ahli di bidang pangan, di bawah bimbingan pakar teknologi pangan Prof. A. Sutanto. Beras ini sangat cocok dikonsumsi oleh penderita kanker, orang yang bermasalah dengan jantung, orang di atas usia 40 tahun, dan orang yang sedang dalam masa pemulihan dari sakit.
Bibit padi juga merupakan bibit khusus yang berasal dari Kalimantan dan ditanam di Jawa Barat. Bibit ini secara khusus disilangkan oleh penelitinya untuk mendapatkan kadar antosianin yang relatif lebih tinggi dari beras merah atau beras pecah kulit yang beredar di pasaran.
Beras Super Natural adalah salah satu produk Planet Organik yang memiliki keunggulan sebagai berikut :
-        Diproduksi tanpa penambahan zat kimia
-        Khusus untuk beras putih, memiliki kadar Indeks Glikemik yang terendah di antara beras putih yang berdar di pasaran (di bawah 40)
-        Khusus untuk Beras Pecah Kulit (beras merah), memiliki kadar antosianin yang tertinggi di antara beras pecah kulit yang beredar di pasaran
* Antosianin adalah salah satu tipe antioksidan yang secara alamiah bisa mencegah dan mengurangi pembentukan sel tumor, juga menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
-        Membantu memperlancar buang air besar

MENGAPA DENGAN BERAS INI KESEHATAN ANDA BISA MEMBAIK?

-        Konsumsi secara rutin dari Beras Super Natural akan berpengaruh secara langsung pada pola makan dan lambat laun akan memperbaiki kesehatan konsumen
-        Antosianin yang terdapat pada beras pecah kulit akan membantu tubuh untuk mencegah dan mengurangi pembentukan sel yang tidak diinginkan (tumor), juga menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh
-        Kadar Indeks Glikemik yang rendah akan mengendalikan kadar gula darah dan menghentikan konsumsi makanan secara berlebih karena konsumen akan merasa kenyang lebih lama. Anak dengan kebutuhan khusus tetap dapat mengkonsumsi nasi setelah jam 6 sore tanpa mengganggu proses metabolisme tubuh

FUNGSI BERAS SUPER NATURAL UNTUK KESEHATAN...

Konsumen yang sadar akan pentingnya kesehatan dan konsumen yang ingin mencapai tujuan tertentu dengan konsumsi beras ini, misalnya mencegah diabetes, mencegah Alzheimer, mencegah tumor,  menurunkan berat badan, mengendalikan kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat dianjurkan untuk konsumsi Beras Organik Super Natural selama minimum tiga (3) bulan untuk perubahan yang signifikan.

PILIHAN YANG TERSEDIA:

1.     Beras Organik Super Natural Putih @ Rp 35,000/kg 

2.     Beras Organik Super Natural Mix (Putih+Merah) @ Rp 39,000/kg 

3.     Beras Organik Super Natural Pecah Kulit (Merah) @ Rp 37,000/kg 

4.     Beras Organik Super Natural Premium Merah @ Rp 42,000/kg 



(1) Beras Organik Super Natural Putih @ Rp 35,000/kg
SPECIALS Rp 170,000/5kg and Rp Rp 335,000/10kg
Beras putih Low GI sangat cocok untuk konsumen yang ingin mengendalikan gula darah dan berat badan.

Beras ini sangat cocok dikonsumsi oleh konsumen yang sedang dalam proses pengendalian berat badan, mencegah diabetes, mengendalikan kadar gula darah untuk penderita diabetes, konsumen yang memiliki kebutuhan khusus misalnya gluten intolerance, dan anak-anak dengan kebutuhan khusus misalnya autism dan ADHD. Beras ini juga cocok untuk dijadikan salah satu bahan baku untuk pembuatan bihun bagi penderita diabetes dan konsumen yang ingin mengendalikan berat badannya. Menkonsumsi beras putih secara teratur selama minimal 3 bulan akan merubah pola makan. Nasi akan diserap oleh usus secara perlahan sehingga tubuh akan merasa kenyang lebih lama tanpa mengalami gangguan pencernaan. Karena hal tersebut terjadi secara terus menerus, maka setelah 3 bulan keinginan untuk makan diantara waktu makan utama akan berkurang bahkan berhenti dengan sendirinya. Hal ini akan berdampak langsung pada tingkat gula darah dan mengendalikan berat badan.

(2) Beras Organik Super Natural Mix (Putih+Merah) @ Rp 39,000/kg
SPECIALS Rp 190,000/5kg atau Rp 375,000/10kg
Cocok bagi yang ingin mengendalikan kadar gula darah, mengendalikan kadar kolesterol jahat, mencegah alzheimer, dan sedang mengendalikan berat badan.

Untuk anda yang suka berolahraga, sebaiknya anda mengkonsumsi beras campur (mix beras putih low GI dan Beras Pecah Kulit) sehingga anda bisa mendapatkan manfaat yang optimal dari kombinasi keduanya yaitu : energi yang konstan dan antioksidan yang akan menurunkan kadar kolesterol jahat.

(3) Beras Organik Super Natural Pecah Kulit (Merah) @ Rp 37,000/kg 
SPECIALS Rp 180,000/5kg atau Rp 355,000/10kg
Beras Merah adalah nama pasar dari Beras Pecah Kulit yang hanya mengalami proses pengelupasan satu kali, sehingga masih mengandung Antosianin, Vitamin B, dan kadar serat yang lebih tinggi. Beras Merah adalah beras yang bila dipatahkan akan berwarna merah sampai ke intinya. Fungsinya untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat dan tinggi serat sehingga baik untuk yang memiliki masalah cukup berat dengan kolesterol jahat, mencegah alzheimer,  dan sedang mengendalikan berat badan yang berlebih.

Cocok untuk anda yang mengalami masalah dengan kolesterol jahat atau pertumbuhan sel yang tidak diinginkan di dalam tubuh. Konsumsi Beras Pecah Kulit secara teratur selama 6 bulan penuh, kalau perlu dicampur dengan ubi kuning atau ubi ungu organik. Setelah itu konsumen harus beralih ke beras campur sehingga manfaat yang didapat akan lebih efektif.

(4) Beras Organik Super Natural Premium Merah @ Rp 42,000/kg
SPECIALS Rp 205,000/5kg atau Rp 405,000/10kg
Beras pecah kulit dengan kadar antosianin tinggi dan aromatik dengan proses penggilingan tambahan (dua kali). Tekstur lebih lembut dan aroma lebih tajam tidak selayaknya tekstur nasi merah yang biasanya pera. 

Cocok untuk yang menyukai beras yang agak pulen dan relatif lebih beraroma disamping khasiatnya untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat dan tinggi serat sehingga baik untuk yang memiliki masalah dengan kolesterol jahat, mencegah alzheimer dan sedang mengendalikan berat badan.

PROSES PENANAMAN BERAS SUPER NATURAL...

Sebelum penanaman, sawah direndam selama 2 minggu menggunakan pupuk alami yang merupakan campuran dari kompos, hormon tumbuhan, dan unsur-unsur mikro alami yang terkandung di batuan dan endapan tanah vulkanik (unsur N,P,K,C, unsur kimia alami lainnya). Hal ini akan membantu perkembangbiakan mikroorganisme baik di area pesawahan yang pada saatnya nanti akan membantu tanaman untuk melawan hama penyakit.    
Air yang digunakan untuk mengairi sawah sudah mengalami penyaringan menggunakan tanaman yang secara alami dan turun temurun sudah digunakan untuk pemurnian air dengan menyerap kandungan logam berat yang terkandung di air dan bisa terserap oleh tanaman.
Pestisida alami yang digunakan terdiri dari bawang putih, tembakau, jengkol dan daun-daunan yang secara turun temurun sudah digunakan untuk mengusir hama penyakit.

PROSES PRODUKSI PASCA PANEN BERAS SUPER NATURAL...

Pengolahan beras sama sekali tidak mengalami penambahan bahan kimia apapun untuk mendapatkan warna tertentu dan aroma tertentu. Hal ini disebabkan karena secara genetik beras tersebut sudah mengandung warna dan aroma tertentu, bahkan untuk beras putih secara genetik sudah termasuk kategori low GI (di bawah 40) yang secara relatif merupakan yang terendah di antara beras putih yang beredar di pasaran.  

Semua pengujian klinis untuk penentuan Indeks Glikemik sudah berdasarkan pada prosedur dari FAO / WHO 1988 yang dimodifikasi.  

“Sejenis pigmen flavonoid yang ditemukan pada berbagai sayuran, buah, dan bunga yang memberi keuntungan kesehatan dengan menetralkan radikal bebas dan kemungkinan menurunkan resiko kanker.  Warna antosianin merah, biru, dan ungu tergantung kepada konsentrasi antosianin dan ph. Pada konsentrasi yg encer, antosianin berwarna biru, sebaliknya pada konsentrasi pekat berwarna merah dan konsentrasi biasa berwarna ungu. Pada ph rendah, antosianin berwarna merah dan pada ph tinggi berubah menjadi violet lalu menjadi biru.” 
Dikutip dari Kamus Gizi Pelengkap Kesehatan Keluarga, Jakarta, November 2009

FAQ :

1.     Bagaimana membedakan beras dengan kadar Indeks Glikemik tinggi dan rendah secara mudah ?

Kadar Indeks Glikemik Tinggi : setelah memakan nasi tersebut, maka kita akan lebih cepat merasa lapar dan ingin makan lagi.

Kadar Indeks Glikemik rendah : setelah memakan nasi tersebut, maka kita akan merasa kenyang lebih lama. Sehingga lambat laun akan merubah pola makan dan mengurangi kebiasaan makan diantara waktu makan utama (ngemil).

2.     Bagaimana membedakan beras non pestisida kimia dan tanpa bahan tambahan dalam proses pasca panen dengan beras yang menggunakan pestisida kimia dan bahan tambahan secara mudah ?

Beras non pestisida kimia dan tanpa bahan tambahan : tidak cepat basi setelah dimasak, bila dibiarkan malah akan mengering (ingat zaman dahulu, ibu kita tidak pernah membuang nasi karena basi).

Beras yang mengandung pestisida kimia dan bahan tambahan kimia : lebih cepat basi dibandingkan beras di atas setelah dimasak.

SARAN PENYIMPANAN

Ambil jahe beberapa buah dan potong dengan kulitnya, kemudian diaduk dengan beras organik Super Natural dan masukan ke dalam kontainer kedap udara. Irisan jahe akan mencegah timbulnya kutu beras. Daun Jeruk Purut juga bisa ditambahkan untuk mencegah timbulnya kutu beras atau simpan di dalam lemari es. Juga tambahkan daun pandan agar wangi.

CARA MEMASAK

Karena teksturnya yang pera, maka perbandingan beras dan air adalah 1 cangkir beras : 2,5 - 3 cangkir air. Untuk beras putih, akan lebih baik bila dimasak bersama beberapa lembar daun pandan.

REKOMENDASI POLA KONSUMSI AGAR EFEKTIF DAN MAKSIMAL

Disiplin dalam mengkonsumsi nasi, sehingga sangat dianjurkan untuk makan nasi ini dalam segala kesempatan (bila akan makan diluar,  masukkan nasi hangat ke dalam food container kedap udara, untuk menjaga kehangatannya).

Pilihlah lauk pauk yang tidak mengandung lemak jenuh. Pengalaman pribadi salah seorang konsumen setia Beras Low GI, penurunan berat badan akan sangat  efektif bila konsumen hanya mengkonsumsi lauk pauk yang dikukus.

Hasil yang optimal akan didapat, bila konsumen disiplin dalam mengkonsumsi nasi, memilih lauk pauk sesuai kebutuhan tubuh, dan melakukan olahraga yang teratur. Jika tidak ada waktu untuk berolahraga, sempatkan tubuh untuk bergerak setiap pagi atau berjalan-jalan santai setelah makan siang atau makan malam.

PASCA KONSUMSI BERAS ORGANIK SUPER NATURAL

Bila konsumen ingin berhenti mengkonsumsi beras Super Natural, maka konsumen harus cermat dalam memilih beras, sehingga dapat berfungsi secara optimal apabila dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh. Misalnya: Low GI untuk pengendalian gula darah dan berat badan, Beras Pecah Kulit untuk pengendalian kolesterol jahat dan mencegah Alzheimer, High GI untuk tambahan energi dalam waktu singkat misalnya untuk olahragawan, konsumen dengan aktifitas fisik yang tinggi, orang yang sangat lemah kondisinya dan butuh tambahan energi. 

No comments:

Post a Comment