NEW!
Super Natural Organic Rice Series oleh PLANET
ORGANIK
Dewasa ini kita cenderung untuk mengkonsumsi
produk yang sesuai dengan keinginan kita tanpa memikirkan kebutuhan tubuh. Bila
hal ini disertai dengan gaya hidup yang tidak sehat maka akan mengakibatkan
kegemukan atau menimbulkan penyakit degeneratif yang dipicu oleh kombinasi dari
hal tersebut.
Salah satu contoh kebiasaan yang tidak baik
adalah :
- banyak mengkonsumsi junk food karena makanan
tersebut lebih enak dan praktis
- sama sekali tidak mengkonsumsi nasi atau
karbohidrat lainnya untuk menghindari kegemukan
- lebih baik mengobati daripada mencegah
penyakit, misalnya dengan lebih memilih mengkonsumsi obat penurun kolesterol
jahat setelah makan makanan yang mengandung lemak jenuh daripada mengurangi
konsumsi makanan tersebut.
Itu adalah sedikit dari banyak contoh
kebiasaan yang akan membawa kita kepada berbagai masalah di masa depan misalnya
kegemukan, penyakit degeneratif yang akhirnya akan mengakibatkan kerusakan
ginjal, hati, dan organ tubuh lainnya.
MAKANAN INDEKS GLIKEMIK (GI) TINGGI....
Obesitas atau kegemukan, biasanya terjadi karena kalori makanan yang dikonsumsi jauh
lebih banyak daripada makanan yang dibutuhkan tubuh. Hal ini biasanya
disebabkan oleh kebiasaan makan di antara waktu makan utama (ngemil) karena bila
kita mengkonsumsi makanan dengan GI tinggi, tubuh menjadi lebih cepat lapar dan
butuh makanan tambahan. Sedangkan kalori yang dikeluarkan tidak berubah,
sehingga timbul obesitas. Konsumsi beberapa produk makanan yang mengandung
tingkat hormon tertentu juga bisa menimbulkan obesitas demikian juga halnya
dengan perubahan hormonal atau metabolisme tubuh yang melambat karena pengaruh
usia, sehingga ada anggapan walaupun mereka sudah makan sesedikit mungkin
tetapi tubuh tetap gemuk. Sehingga yang terpenting dalam memilih makanan adalah
kita harus mengenali kebutuhan tubuh kita dan menyesuaikan pilihan makanan yang
kita konsumsi.
Masa kini beras putih low GI yang beredar di pasaran
memiliki GI yang berkisar di angka 50, bahkan beras putih yang secara umum
sangat disukai oleh masyarakat memiliki kadar GI yang tinggi yaitu 89.
Konsumsi secara teratur beras berkadar GI tinggi akan mengakibatkan dilema seperti di bawah
ini :
1.
Obesitas bila disertai dengan
pemilihan menu yang tidak sehat
2.
Pembatasan atau penghentian secara
drastis konsumsi beras ini tanpa diganti oleh beras atau karbohidrat yang
sesuai untuk kebutuhan tubuh akan mengakibatkan gangguan pencernaan.
Makanan dengan GI tinggi biasanya dibutuhkan
oleh olahragawan atau orang yang dalam kondisi pemulihan dan butuh tambahan
energi. Makanan dengan GI tinggi akan menaikkan kadar gula darah secara
signifikan dan bila kita tidak berolahraga maka energi berlebih tetap tersimpan
di tubuh dan pankreas akan dipacu untuk menghasilkan insulin secara optimal
untuk menetralkan kadar gula darah ke saat kita puasa. Bila pankreas terus
menerus dipacu untuk memproduksi insulin secara optimal, maka lambat laun
pankreas akan rusak dan akan menyebabkan penyakit Diabetes tipe 2.
Demikian juga halnya pola makan yang salah
dapat menyebabkan kadar kolesterol jahat
meningkat, pembuluh darah mengalami penyempitan dan akan mengakibatkan
penyakit jantung. Kolesterol jahat biasanya dinetralkan oleh hati. Sehingga
konsumsi obat penurun kolesterol jahat (obat kimia) secara terus menerus akan
memperberat kerja hati dan pada akhirnya fungsi hati akan menurun dan hati akan
rusak. Fakta di lapangan menyatakan
bahwa konsumsi obat-obatan kimia secara jangka panjang untuk mengendalikan
kadar gula darah dan kadar kolesterol jahat secara tidak langsung mengakibatkan
kerusakan ginjal dan hati secara permanen. Jadi bukannya mengobati, malah
menimbulkan masalah baru.
Sehingga lebih baik bila kita melakukan
pencegahan dengan pola makan yang seimbang. Sehingga kita tidak memasukkan
bahan kimia tambahan yang pada dasarnya tidak dibutuhkan oleh tubuh dan dapat
meracuni tubuh.
FUNCTIONAL FOOD...
Seiring dengan berkembangnya kebiasaan
tersebut, para peneliti kesehatan di seluruh dunia akhirnya sepakat kalau kita
harus kembali ke pola konsumsi yang lebih sehat yang di dalam dunia modern dikenal
sebagai functional food. Hal ini memang bertentangan dengan arus utama yang
lebih mengutamakan kepraktisan dan kenikmatan.
APAKAH ITU FUNCTIONAL FOOD?
American
Dietetic Association (ADA): “Functional foods are
including whole foods and fortified, enriched, or enhanced foods have a
potentially beneficial effect on health when consumed as part of a varied diet
on a regular basis, at effective levels.”
Mayo Clinic Nutritionist (Jennifer K. Nelson, RD, LD): “Functional foods are foods that have potentially effect on health
beyond basic nutrition and generally considered to offer additional benefits
that may reduce the risk of disease or promote optimal health.”
Agriculture and Agri-Food Canada: “Functional
Food is conventional food that is consumed as part of a usual diet, and is
demonstarated to have physiological benefits and / or reduce the risk of
chronic disease beyond basic nutritional functions, i.e. they contain bioactive
compoundThe Commonwealth
Scientific and Industrial Reserch Organisation (CSIRO): “Functional Foods are considered to be any food or food component that
may provide demonstrated physiological benefits or reduce the risk of chronic
diseases, above and beyond basic nutritional functions.”
PRODUK FUNCTIONAL FOOD PLANET ORGANIK...
Salah satu Functional Food yang dipasarkan oleh Planet Organik secara eksklusif adalah :
Beras Super Natural
yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan akan Functional
Food yang meningkat seiring dengan slogan ‘lebih baik mencegah daripada
mengobati’. Beras ini diproduksi di bawah pengawasan ketat dari para ahli di
bidang pangan, di bawah bimbingan pakar teknologi pangan Prof. A. Sutanto. Beras
ini sangat cocok dikonsumsi oleh penderita kanker, orang yang bermasalah dengan
jantung, orang di atas usia 40 tahun, dan orang yang sedang dalam masa
pemulihan dari sakit.
Bibit padi juga merupakan bibit khusus yang berasal dari
Kalimantan dan ditanam di Jawa Barat. Bibit ini secara khusus disilangkan oleh
penelitinya untuk mendapatkan kadar antosianin yang relatif lebih tinggi dari
beras merah atau beras pecah kulit yang beredar di pasaran.
Beras Super Natural
adalah salah satu produk Planet Organik yang memiliki
keunggulan sebagai berikut :
-
Diproduksi tanpa penambahan zat
kimia
-
Khusus untuk beras putih, memiliki
kadar Indeks Glikemik yang terendah di
antara beras putih yang berdar di pasaran (di bawah 40)
-
Khusus untuk Beras Pecah Kulit (beras merah), memiliki kadar antosianin yang tertinggi di antara beras pecah kulit yang
beredar di pasaran
* Antosianin adalah salah satu tipe antioksidan yang secara alamiah
bisa mencegah dan mengurangi pembentukan sel tumor, juga menurunkan kadar
kolesterol jahat (LDL).
-
Membantu memperlancar buang air
besar
MENGAPA DENGAN BERAS INI KESEHATAN ANDA BISA
MEMBAIK?
- Konsumsi secara rutin dari Beras Super Natural akan berpengaruh secara langsung pada pola makan dan lambat laun akan memperbaiki kesehatan konsumen
-
Antosianin yang terdapat pada
beras pecah kulit akan membantu tubuh untuk mencegah dan mengurangi pembentukan
sel yang tidak diinginkan (tumor), juga menurunkan kadar kolesterol jahat di
dalam tubuh
-
Kadar Indeks Glikemik yang rendah
akan mengendalikan kadar gula darah dan menghentikan konsumsi makanan secara
berlebih karena konsumen akan merasa kenyang lebih lama. Anak dengan kebutuhan
khusus tetap dapat mengkonsumsi nasi setelah jam 6 sore tanpa mengganggu proses
metabolisme tubuh
FUNGSI BERAS SUPER NATURAL UNTUK KESEHATAN...
Konsumen yang sadar akan pentingnya kesehatan dan konsumen yang ingin mencapai tujuan tertentu dengan konsumsi beras ini, misalnya mencegah diabetes, mencegah Alzheimer, mencegah tumor, menurunkan berat badan, mengendalikan kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat dianjurkan untuk konsumsi Beras Organik Super Natural selama minimum tiga (3) bulan untuk perubahan yang signifikan.
PILIHAN YANG TERSEDIA:
1. Beras Organik Super Natural Putih @ Rp 35,000/kg
2. Beras Organik Super Natural Mix (Putih+Merah) @ Rp 39,000/kg
3. Beras Organik Super Natural Pecah Kulit (Merah) @ Rp 37,000/kg
4. Beras Organik Super Natural Premium Merah @ Rp 42,000/kg
SPECIALS Rp 170,000/5kg and
Rp Rp 335,000/10kg
Beras putih Low GI
sangat cocok untuk konsumen yang ingin mengendalikan gula darah dan berat
badan.
Beras ini sangat cocok dikonsumsi oleh konsumen yang
sedang dalam proses pengendalian berat badan, mencegah diabetes, mengendalikan
kadar gula darah untuk penderita diabetes, konsumen yang memiliki kebutuhan
khusus misalnya gluten intolerance, dan anak-anak dengan kebutuhan khusus
misalnya autism dan ADHD. Beras ini juga cocok untuk dijadikan salah satu bahan
baku untuk pembuatan bihun bagi penderita diabetes dan konsumen yang ingin
mengendalikan berat badannya. Menkonsumsi beras putih secara teratur selama minimal 3
bulan akan merubah pola makan. Nasi akan diserap oleh usus secara perlahan
sehingga tubuh akan merasa kenyang lebih lama tanpa mengalami gangguan
pencernaan. Karena hal tersebut terjadi secara terus menerus, maka setelah 3
bulan keinginan untuk makan diantara waktu makan utama akan berkurang bahkan
berhenti dengan sendirinya. Hal ini akan berdampak langsung pada tingkat gula
darah dan mengendalikan berat badan.
(2) Beras Organik Super Natural Mix (Putih+Merah) @ Rp 39,000/kg
SPECIALS Rp 190,000/5kg atau Rp 375,000/10kg
Cocok bagi yang ingin
mengendalikan kadar gula darah, mengendalikan kadar kolesterol jahat, mencegah
alzheimer, dan sedang mengendalikan berat badan.
Untuk anda yang suka
berolahraga, sebaiknya anda mengkonsumsi beras campur (mix beras putih low GI
dan Beras Pecah Kulit) sehingga anda bisa mendapatkan manfaat yang optimal dari
kombinasi keduanya yaitu : energi yang konstan dan antioksidan yang akan
menurunkan kadar kolesterol jahat.
(3) Beras Organik Super Natural Pecah Kulit (Merah) @ Rp 37,000/kg
SPECIALS Rp 180,000/5kg atau Rp 355,000/10kg
Beras Merah adalah nama
pasar dari Beras Pecah Kulit yang hanya mengalami proses pengelupasan satu
kali, sehingga masih mengandung Antosianin, Vitamin B, dan kadar serat yang
lebih tinggi. Beras Merah adalah beras yang bila dipatahkan akan berwarna merah
sampai ke intinya. Fungsinya untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat dan
tinggi serat sehingga baik untuk yang memiliki masalah cukup berat dengan
kolesterol jahat, mencegah alzheimer,
dan sedang mengendalikan berat badan yang berlebih.
Cocok untuk anda yang mengalami masalah dengan kolesterol jahat atau pertumbuhan sel yang tidak diinginkan di dalam tubuh. Konsumsi Beras Pecah Kulit secara teratur selama 6 bulan penuh, kalau perlu dicampur dengan ubi kuning atau ubi ungu organik. Setelah itu konsumen harus beralih ke beras campur sehingga manfaat yang didapat akan lebih efektif.
(4) Beras Organik Super
Natural Premium Merah @ Rp 42,000/kg
SPECIALS Rp 205,000/5kg atau
Rp 405,000/10kg
Beras pecah kulit dengan
kadar antosianin tinggi dan aromatik dengan proses penggilingan tambahan (dua
kali). Tekstur lebih lembut dan aroma lebih tajam tidak selayaknya tekstur nasi
merah yang biasanya pera.
Cocok untuk yang menyukai beras yang agak pulen dan relatif lebih beraroma disamping khasiatnya untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat dan tinggi serat sehingga baik untuk yang memiliki masalah dengan kolesterol jahat, mencegah alzheimer dan sedang mengendalikan berat badan.
Cocok untuk yang menyukai beras yang agak pulen dan relatif lebih beraroma disamping khasiatnya untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat dan tinggi serat sehingga baik untuk yang memiliki masalah dengan kolesterol jahat, mencegah alzheimer dan sedang mengendalikan berat badan.
PROSES
PENANAMAN BERAS SUPER NATURAL...
Sebelum penanaman, sawah direndam selama 2 minggu
menggunakan pupuk alami yang merupakan campuran dari kompos, hormon tumbuhan,
dan unsur-unsur mikro alami yang terkandung di batuan dan endapan tanah
vulkanik (unsur N,P,K,C, unsur kimia alami lainnya). Hal ini akan membantu
perkembangbiakan mikroorganisme baik di area pesawahan yang pada saatnya nanti
akan membantu tanaman untuk melawan hama penyakit.
Air yang digunakan untuk mengairi sawah sudah mengalami
penyaringan menggunakan tanaman yang secara alami dan turun temurun sudah
digunakan untuk pemurnian air dengan menyerap kandungan logam berat yang
terkandung di air dan bisa terserap oleh tanaman.
Pestisida alami yang digunakan terdiri dari bawang putih,
tembakau, jengkol dan daun-daunan yang secara turun temurun sudah digunakan
untuk mengusir hama penyakit.
PROSES
PRODUKSI PASCA PANEN BERAS SUPER NATURAL...
Pengolahan beras sama sekali tidak mengalami penambahan
bahan kimia apapun untuk mendapatkan warna tertentu dan aroma tertentu. Hal ini
disebabkan karena secara genetik beras tersebut sudah mengandung warna dan
aroma tertentu, bahkan untuk beras putih secara genetik sudah termasuk kategori
low GI (di bawah 40) yang secara relatif merupakan yang terendah di antara
beras putih yang beredar di pasaran.
Semua pengujian klinis
untuk penentuan Indeks Glikemik sudah berdasarkan pada prosedur dari FAO / WHO
1988 yang dimodifikasi.
“Sejenis pigmen flavonoid yang ditemukan pada berbagai sayuran, buah, dan bunga yang memberi keuntungan kesehatan dengan menetralkan radikal bebas dan kemungkinan menurunkan resiko kanker. Warna antosianin merah, biru, dan ungu tergantung kepada konsentrasi antosianin dan ph. Pada konsentrasi yg encer, antosianin berwarna biru, sebaliknya pada konsentrasi pekat berwarna merah dan konsentrasi biasa berwarna ungu. Pada ph rendah, antosianin berwarna merah dan pada ph tinggi berubah menjadi violet lalu menjadi biru.”
Dikutip dari Kamus Gizi Pelengkap Kesehatan Keluarga, Jakarta, November 2009
FAQ :
1.
Bagaimana membedakan beras dengan kadar Indeks Glikemik tinggi dan rendah
secara mudah ?
Kadar Indeks Glikemik Tinggi : setelah memakan nasi tersebut, maka kita akan lebih cepat merasa lapar dan ingin makan lagi.
Kadar Indeks Glikemik rendah : setelah memakan nasi tersebut, maka kita akan merasa kenyang lebih lama. Sehingga lambat laun akan merubah pola makan dan mengurangi kebiasaan makan diantara waktu makan utama (ngemil).
2. Bagaimana membedakan beras non pestisida kimia dan tanpa bahan tambahan dalam proses pasca panen dengan beras yang menggunakan pestisida kimia dan bahan tambahan secara mudah ?
Beras non pestisida kimia dan tanpa bahan tambahan : tidak cepat basi setelah dimasak, bila dibiarkan malah akan mengering (ingat zaman dahulu, ibu kita tidak pernah membuang nasi karena basi).
Beras yang mengandung
pestisida kimia dan bahan tambahan kimia : lebih cepat basi dibandingkan beras
di atas setelah dimasak.
SARAN PENYIMPANAN
Ambil jahe beberapa buah dan potong dengan kulitnya, kemudian diaduk dengan beras organik Super Natural dan masukan ke dalam kontainer kedap udara. Irisan jahe akan mencegah timbulnya kutu beras. Daun Jeruk Purut juga bisa ditambahkan untuk mencegah timbulnya kutu beras atau simpan di dalam lemari es. Juga tambahkan daun pandan agar wangi.
CARA MEMASAK
Karena teksturnya yang pera, maka perbandingan beras dan air adalah 1 cangkir beras : 2,5 - 3 cangkir air. Untuk beras putih, akan lebih baik bila dimasak bersama beberapa lembar daun pandan.
REKOMENDASI POLA KONSUMSI AGAR EFEKTIF DAN MAKSIMAL
Disiplin dalam mengkonsumsi nasi, sehingga sangat
dianjurkan untuk makan nasi ini dalam segala kesempatan (bila akan makan
diluar, masukkan nasi hangat ke dalam
food container kedap udara, untuk menjaga kehangatannya).
Pilihlah lauk pauk yang tidak mengandung lemak jenuh. Pengalaman pribadi salah seorang konsumen setia Beras Low GI, penurunan berat badan akan sangat efektif bila konsumen hanya mengkonsumsi lauk pauk yang dikukus.
Hasil yang optimal akan didapat, bila konsumen disiplin dalam mengkonsumsi nasi, memilih lauk pauk sesuai kebutuhan tubuh, dan melakukan olahraga yang teratur. Jika tidak ada waktu untuk berolahraga, sempatkan tubuh untuk bergerak setiap pagi atau berjalan-jalan santai setelah makan siang atau makan malam.
PASCA KONSUMSI BERAS ORGANIK SUPER NATURAL
Bila konsumen ingin berhenti mengkonsumsi beras Super Natural, maka konsumen harus cermat dalam memilih beras, sehingga dapat berfungsi secara optimal apabila dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh. Misalnya: Low GI untuk pengendalian gula darah dan berat badan, Beras Pecah Kulit untuk pengendalian kolesterol jahat dan mencegah Alzheimer, High GI untuk tambahan energi dalam waktu singkat misalnya untuk olahragawan, konsumen dengan aktifitas fisik yang tinggi, orang yang sangat lemah kondisinya dan butuh tambahan energi.
No comments:
Post a Comment